Kamis, 12 Mei 2016

KARAKTER RISALAH ISLAM

Oleh  : Ir. H. Muhammad Nuskhi, M.Si



Islam adalah risalah untuk semua zaman dan generasi, bukan risalah yang terbatas oleh masa atau generasi tertentu. Risalah Islam adalah ajaran Allah SWT yang disampaikan oleh Rasul dengan tujuan mengajak umat manusia untuk menyembah Allah SWT dan berbuat ihsan (peduli dengan sesama dan alam raya).
                Karakter risalah Islam antara lain adalah bersifat universal dan tidak menyulitkan.
1. Universal
                Islam meliputi seluruh dunia, semua zaman, kehidupan dan berlaku sepanjang masa. Islam tidak terbatas pada bangsa maupun status sosial tertentu. Islam merupakan petunjuk dari Allah SWT bagi segenap manusia dan seluruh alam.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Furqan [25] ayat 1 yang artinya, “Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam”.
                Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya para Rasul sebelumku diutus hanya kepada kaum mereka semata, sedangkan aku diutus kepada manusia seluruhnya”. (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Tidak menyulitkan
                Islam adalah agama yang mudah sesuai dengan fitrah manusia. Islam adalah agama yang tidak menyulitkan. Allah SWT menghendaki kemudahan kepada umat manusia dan tidak menghendaki kesusahan kepada manusia.
                Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah [2] ayat 185 yang artinya, “Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu”. Dalam QS. Al-Hajj [22] ayat 78, Allah SWT berfirman, “Allah sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan”.
                Rasulullah SAW bersabda, “Agama yang lebih disukai oleh Allah adalah yang murni dan tidak sulit”.
                Kalau diperhatikan dengan seksama, setiap ibadah dalam Islam disediakan kemudahan-kemudahan. Sebagai contoh, shalat pada umumnya dilaksanakan dengan berdiri. Akan tetapi, bagi yang tidak mampu berdiri, ia boleh melakukannya dengan duduk, bahkan bisa dengan berbaring saja. Berbagai kemudahan agama itu diberikan oleh Allah SWT dengan tujuan dan maksud yang mulia. Pertama, memastikan agar manusia dapat menjalankan agama tanpa susah payah baik dari segi ruang atau waktu. Kedua, mendorong dan memotivasi manusia agar rajin dan semangat menjalankan risalah Islam, karena bisa dilakukan dengan mudah tanpa menyulitkan.
                Jika seorang muslim sudah bisa mengamalkan risalah Islam dengan baik dalam kehidupan sehari-hari yaitu dengan cara rajin beribadah kepada Allah dan berbuat ihsan (berbuat baik kepada sesama manusia dan alam raya) maka gelar taqwa akan diraihnya.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar